<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629</id><updated>2011-12-14T13:43:06.282+05:00</updated><category term='Artikel'/><category term='Puisi'/><category term='makalah'/><category term='Nasehat.'/><title type='text'>Aminuddin Mading Elbuqizy</title><subtitle type='html'>welcome to my small home, Lets explore the world with justice..!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-1887909159669976498</id><published>2010-08-26T11:00:00.001+05:00</published><updated>2010-08-26T11:03:30.955+05:00</updated><title type='text'>Khawarij: Sejarah, Perkembangan, Dan Prinsipi-Prinsipnya</title><content type='html'>Kaum Khawarij bisa dibilang menjadi salah satu gerakan Islam yang paling tua dalam sejarah dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khawārij (bahasa Arab: خوارج baca Khowaarij, secara harfiah berarti "mereka yang keluar") ialah istilah umum yang mencakup sejumlah aliran dalam Islam yang awalnya mengakui kekuasaan Ali bin Abi Thalib, lalu menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal Mula Khawarij&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khawarij pertama kali muncul pada pertengahan abad ke-7, terpusat di daerah yang kini ada di Irak selatan, dan merupakan bentuk yang berbeda dari Sunni dan Syi'ah. Gerakan Khawarij berakar sejak Khalifah Utsman bin Affan dibunuh, dan kaum Muslimin kemudian mengangkat Ali bin Abi Thalib sebagai khalifah. Ketika itu, kaum Muslimin mengalami kekosongan kepemimpinan selama beberapa hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar kematian 'Ustman kemudian terdengar oleh Mu'awiyyah bin Abu Sufyan. Mu’awiyyah yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan 'Ustman bin Affan, merasa berhak menuntut balas atas kematian 'Ustman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar berita ini, orang-orang Khawarij pun ketakutan, kemudian menyusup ke pasukan Ali bin Abi Thalib. Mu'awiyyah berpendapat bahwa semua orang yang terlibat dalam pembunuhan 'Ustman harus dibunuh, sedangkan Ali berpendapat yang dibunuh hanya yang membunuh 'Ustman saja, karena tidak semua yang terlibat pembunuhan diketahui identitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya meletuslah Perang Siffin karena perbedaan dua pendapat tadi. Kemudian masing-masing pihak mengirim utusan untuk berunding, dan terjadilah perdamaian antara kedua belah pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat hal ini, orang-orang Khawarij pun menunjukkan jati dirinya dengan keluar dari pasukan Ali bin abi Thalib. Mereka (Khawarij) merencanakan untuk membunuh Mu'awiyyah bin Abi Sufyan dan Ali bin Abi Thalib, tapi yang berhasil mereka bunuh hanya Ali bin Abi Thalib saja. Orang-orang Khawarij ini keluar dari kepimpinan Ali bin Abi Thalib dengan dalih salah satunya bahwa Ali tidak tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Khawarij ketika itu sering berkumpul di suatu tempat yang disebut Khouro—di daerah Kufah. Oleh sebab itulah mereka juga disebut Al Khoruriyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengajak umat mengikuti garis pemikiran mereka, kaum Khawarij sering menggunakan kekerasan dan pertumpahan darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan Khawarij&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khawarij terbagi menjadi delapan besar firqah, dan dari delapan firqah besar tersebut masih terbagi lagi dalam firqah-firqah kecil yang jumlahnya sangat banyak. Pepercahan inilah yang membuat Khawarij menjadi lemah dan mudah sekali dipatahkan dalam berbagai pertempuran menghadapi kekuatan militer Bani Umayyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khawarij menganggap perlu pembentukan Republik Demokrasi Arab, mereka menganggap pemerintahan Bani Umayyah sama seperti pemerintahan kaum Aristokrat Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun Khawarij telah beberapa kali memerangi Ali dan melepaskan diri dari kelompok Ali, dari mulut mereka masih terdengar kata-kata haq. Iman Al Mushannif misalnya, pada akhir hayatnya mengatakan,”Janganlah kalian memerangi Khawarij sesudah aku mati. Tidaklah sama orang yang mencari kebenaran kemudian dia salah, dengan mencari kebathilan lalu ia dapatkan. Amirul mukminin mengatakan, bahwa Khawarij lebih mulia daripada Bani Umayyah dalam tujuannya, karena Bani Umayyah telah merampas khalifah tanpa hak, kemudian mereka menjadikannya hak warisan. Hal ini merupakan prinsip yang bertentangan dengan Islam secara nash dan jiwanya. Adapun Khawarij adalah sekelompok manusia yang membela kebenaran aqidah agama, mengimaninya dengan sungguh-sungguh, sekalipun salah dalam menempuh jalan yang dirintisnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah yang adil Umar bin Abdul Azis, menguatkan pendapat khalifah keempat yakni Ali, dalam menilai Khawarij dan berbaik sangka kepada mereka, “Aku telah memahami bahwa kalian tidak menyimpang dari jalan hanya untuk keduniaan, namun yang kalian cari adalah kebahagian di akhirat, hanya saja kalian menempuh jalan yang salah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya, yang merusak citra Khawarij adalah sikap mereka yang begitu mudah menumpahkan darah, terlebih lagi darah umat Islam yang menentang atau berbeda dengan pemikiran mereka. Dalam pandangan mereka darah orang Islam yang menyalahi pemikiran mereka lebih murah dibanding darah non-Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip-Prinsip Khawarij&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun Khawarij berkelompok-kelompok dan bercabang-cabang, mereka tetap berpandangan sama dalam dua prinsip :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama; Persamaan pandangan mengenai kepemimpinan. Mereka sepakat bahwa khalifah hendaknya diserahkan mutlak kepada rakyat untuk memilihnya, dan tidak ada keharusan dari kabilah atau keturunan tertentu, seperti Quraisy atau keturunan Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua; Persamaan pandangan yang berkenaan dengan aqidah. Mereka berpendapat bahwa mengamalkan perintah-perintah agama adalah sebagian dari iman, bukan iman secara keseluruhan. (sa/Wikipedia/forum.dudung/berbagaisumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-1887909159669976498?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/1887909159669976498/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=1887909159669976498&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/1887909159669976498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/1887909159669976498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2010/08/khawarij-sejarah-perkembangan-dan.html' title='Khawarij: Sejarah, Perkembangan, Dan Prinsipi-Prinsipnya'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-7679839740295208857</id><published>2010-08-26T10:20:00.000+05:00</published><updated>2010-08-26T10:21:47.615+05:00</updated><title type='text'>Syarat dan rukun khutbah jum’ah</title><content type='html'>A. Syarat Khutbah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Khutbah dilakukan sebelum salat Jum’at&lt;br /&gt;2. Niat&lt;br /&gt;3. Disampaikan dengan bahasa yang bisa dipahami oleh Jamaah.&lt;br /&gt;4. Antara khutbah satu dan khutbah dua dilakukan dalam satu waktu. (antara keduanya tidak boleh dipisahkan dengan salat Jum’at ).&lt;br /&gt;5. Disampaikan dengan suara yang bisa didengar oleh jamaah, minimal sejumlah orang yang wajib dipenuhi sebagai syarat sahnya salat Jum’at, 40 orang.&lt;br /&gt;6. Salat Jum’at segera dilakukan begitu khutbah usai, tidak boleh diselingi dengan hal-hal yang tidak ada sangkut pautnya dengan pelaksanaan salat Jum’at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Rukun Khutbah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memuji kepada Allah (Dengan membaca: “al-hamdulillah, atau, ahmadullah, atau hamdan lillah, dan semacamnya”) dalam setiap khutbah pertama dan kedua.&lt;br /&gt;2. Membaca salawat untuk Nabi Muhammad saw dalam setiap khutbah, satu dan dua (salawatnya: “Allahumma sholli ‘ala Muhammad, dan atau semacamnya”)&lt;br /&gt;3. Berwasiat untuk melakukan ketakwaan dalam setiap khutbah (pesannya: “ittaqullah, atau athi’ullah, atau ushikum bitaqwallah, dan atau semisalnya”)&lt;br /&gt;4. Membaca satu atau sebagian ayat al-Qur`an.&lt;br /&gt;5. Doa untuk kebaikan dan ampunan bagi orang-orang beriman pada khutbah kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rukun di atas adalah rukun khutbah dalam Mazhab Syafi’i. Menurut mazhab ini, semua rukun tersebut harus disampaikan dalam bahasa Arab, adapun pesan-pesan lain yang tidak termasuk rukun bisa disampaikan dengan bahasa yang dipahami oleh jamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Mazhab-mazhab lainnya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mazhab Hanafi, rukun khutbah adalah satu hal, yaitu dzikir secara mutlak, baik panjang maupun pendek. Menurut Mazhab ini bahkan bacaan tahmid, atau tasbih, atau tahlil, sudah cukup untuk menggugurkan kewajiban khutbah. Mazhab ini berpendapat bahwa khutbah bisa disampaikan dalam bahasa apa saja, tidak harus bahasa Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mazhab Maliki, rukun khutbah menurut mazhab ini adalah satu hal, yaitu ungkapan yang memuat kabar gembira (dengan janji-janji pahala dari Tuhan) atau peringatan (bagi orang-orang yang suka melanggar aturan Tuhan). Mazhab ini berpendapat bahwa keseluruhan khutbah harus disampaikan dalam bahasa Arab. Jika tidak ada yang mampu menggunakan bahasa Arab maka kewajiban salat Jum’at gugur untuk dilaksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mazhab Hanbali, rukun khutbah menurut mazhab ini ada empat hal, yaitu:&lt;br /&gt;a. Bacaan “alhamdulillah” dalam setiap khutbah, satu dan dua.&lt;br /&gt;b. Salawat atas Nabi Muhammad.&lt;br /&gt;c. Membaca satu atau sebagian ayat al-Qur’an.&lt;br /&gt;d. Wasiat untuk melakukan ketakwaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazhab ini juga berpendapat bahwa khutbah harus disampaikan dalam bahasa Arab bagi yang mampu. Bagi yang tak bisa berbahasa Arab maka menggunakan bahasa yang dimampui, khusus untuk ayat al-Qur`an tidak boleh digantikan dengan bahasa lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian, rincian syarat dan rukun khutbah menurut mazhab-mazhab besar yang banyak berlaku. Memang hampir tidak ada perbedaan antara khutbah dengan ceramah yang biasa dilakukan para dai. Yang membedakan hanya waktu penyampaiannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-7679839740295208857?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/7679839740295208857/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=7679839740295208857&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/7679839740295208857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/7679839740295208857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2010/08/syarat-dan-rukun-khutbah-jumah.html' title='Syarat dan rukun khutbah jum’ah'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-7432146741130763227</id><published>2009-08-12T04:10:00.004+06:00</published><updated>2009-08-12T04:30:00.051+06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Sayap kedamaian</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link style="font-family: verdana;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CXPPRESP3%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:right; 	mso-pagination:widow-orphan; 	direction:rtl; 	unicode-bidi:embed; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0; 	mso-gutter-direction:rtl;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;o:p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Tubuh seakan terbang bersama angin&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Melayang keangkasa bertemankan awan&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Akal berkelana mengitari luas angkasa&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Mengembara sejauh impian menanti&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Mata seakan berat tuk memandang&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Telinga seolah tersumbat tuk mendengar&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Jari jemari kaku tiada merasa&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Bibir terkatup tak sanggup bertutur&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Lalu lidah seakan beku tuk bergerak&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Desah nafas mengatur diri&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Sembari membagi ketenangan&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Sunyi senyap dalam kesepian&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Berselimutkan gelapnya malam&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Kemudian tubuh kurebahkan&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Teripikir akan hal semua ini&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Nurani terbisikkan sucinya qalbu&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Oh… aku tersadar &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Diri ini lemah tiada daya&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Aku tiada memiliki &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Bahkan diriku sendiri&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Sunggu aku sadar…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Lupa akan keberadaanku&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Tubuh, akal, mata, jari jemari&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Bahkan seluruh jasmani dan rohani&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Adalah milik dan ciptaan-Nya&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Sungguh aku tiada memiliki &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Jiwa raga akan kupersembahkan pada-Nya jua&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Demi menggapai keridhoan dari-Nya&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Lalu terbang kesurga&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;Dengan sayap-sayap kedamaian.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BOpWkvfVjo8/SoHvGSiokvI/AAAAAAAAABY/vw5ZOz5PgmM/s1600-h/collection+%2843%29.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BOpWkvfVjo8/SoHvGSiokvI/AAAAAAAAABY/vw5ZOz5PgmM/s200/collection+%2843%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368835122137699058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Amienk elbuqizy&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; text-align: center;"&gt;20 april, 2005&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-7432146741130763227?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/7432146741130763227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=7432146741130763227&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/7432146741130763227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/7432146741130763227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2009/08/sayap-kedamaian.html' title='Sayap kedamaian'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BOpWkvfVjo8/SoHvGSiokvI/AAAAAAAAABY/vw5ZOz5PgmM/s72-c/collection+%2843%29.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-8425392770461620835</id><published>2009-08-09T16:00:00.006+06:00</published><updated>2009-08-10T13:49:59.190+06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>“Islamic Renaissance” Mungkinkah?</title><content type='html'>Zaman moderen dan era globalisasi telah meninggalkan jejak sejarah, dimana ia tinggal tercatat dalam sebuah kenangan. Kenangan akan kejayaan Islam dimasa lampau. Adapun hal ini bermula dari perjuangan Rasulullah saw di tanah kelahiran beliau, tanah suci tanah haram -Makkah al-mukarram. Dengan perjuangan yang begitu berat di tengah gemelut tantangan dan rintangan dari kalangan kaum Quraisy Makkah yang mengharuskan beliau dan para pengikutnya untuk berhijrah ke Madinah-al-Munawwarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika beliau dan para pengikutnya bermukim di tanah Madinah, akhirnya perjuangan pun dapat di selesaikan dengan tercapainya sebuah kejayaan nan gemilang hingga tercapainya Fathu Makkah, yang mana kejayaan itu bukan hanya dirasakan oleh kaum muslimin di tanah Madinah, namun kejayaan tersebut akhirnya tersebar hingga ke seluruh penjuru alam termasuk Spanyol, dimana Islam berjaya selama kurang lebih 800 tahun lamanya, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Rasulullah saw wafat, tampuk kepemimpinan Islam digantikan oleh empat orang dari sahabat beliau, Abu Bakar Ashshiddiq, Umar Bin Khattab, Utsman Bin `Affan dan Ali Bin Abi Tholib Radhiyallahu Anhum ajma`in. Mereka memegang kemimpinan saat itu secara berturut, dari tahun kesebelas sampai pada tahun ke empat puluh satu hijriyah, dan kemudian mereka pun disebut sebagai Khulafaa-ur-Rasyidiin. Ditangan mereka, kejayaan dan persatuan Islam masih dapat dipertahankan hingga mereka pun harus berpisah dengan jasad untuk kembali kepada rahmat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggal meraka (khulafaa ur Rasyidin;red), tampuk kepemimpinan akhirnya terbagi sesuai dengan kelompok yang mereka anggap benar. Secara politik kaum muslimin ketika itu terbagi menjadi tiga bagian, pertama; Jumhurul Muslimin, yang mana mereka bersepakat dan menyetujui akan kepemimpinan Mu`awiyah. Kedua; Syi`ah, mereka adalah orang-orang yang tetap pada kecintaannya terhadap Ali Bin Abi Tholib dan ahli bait, dan mereka tidak menerima kepemimpinan selain dari pada keturunan ahli bait. Ketiga; Khawarij, mereka adalah golongan orang-orang yang dendam terhadap Ustman bin `Affan, Ali bin Abi Tholib dan juga Mu`awiyah bin Abi Sufyan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpecahan ini terjadi sekitar tahun ke-empat puluhan hijriyah, setelah jumhurul muslimin menetapkan keputusan bahwa kepemimpinan Islam diamanatkan kepada Mu`awiyah bin Abi Sufyan. Sampai pada saat tampaknya suatu kelemahan pada negri arab, yakni sekitar abad kedua hijriyah. Singkat kata, kepempinan Islam berada ditangan Bani Umayyah kemudian Bani Abbas lalu berakhir pada periode dinasti Utsmaniyah yang runtuh akibat pengaruh dari penjajahan bangsa Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Islam telah berjaya selama berabad-abad lamanya, namun pada akhirnya sekitar abad 19-20 masehi, kejayaan dan kekuatan kaum muslimin pun menjadi lemah. Kelemahan dan kemunduran ini tentunya tidak terjadi tanpa adanya suatu penyebab, yang mengakibatkan Islam nan jaya mengalami kemunduran dan kelemahan. Hal ini mungkin bisa kita bagi menjadi dua faktor penyebab kelemahan dan kemunduran yang menimpa kaum muslimin hingga kejayaan dan kekuatan Islam harus mengalami kemunduran dan kelemahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua faktor penyebab melemah dan mundurnya kaum muslimin yakni baik itu dari faktor internal dan eksternal. Adapun penyebab internal antara lain; terjadinya perpecahan di antara kaum muslimin, ta`assub golongan, terpisahnya ulama dari idarah kesultanan, masyarakat menyekolahkan anak-anaknya hingga dapat bekerja di kesultanan dan melupakan urusan agama. Terjadinya krisis ekonomi di wilayah kesultanan dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada hakekatnya, penyebab internal dari melemah dan mundurnya ummat Islam adalah ketika umat Islam tidak lagi menjadikan Al-Quran dan Sunnah sebagai guidance of life, mereka tidak lagi membaca, mentadabburi dan mengamalkan al-qur`an. Walau mereka membacanya tapi tidak sampai mentadabburi isinya, dan mereka membaca dan mentabburinya tapi tidak mengamalkan isinya. Inilah sebenarnya yang menyebabkan mundurnya umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor internal yang lain, yaitu sudah sangat jelas dikalangan ummat Islam itu sendiri, dimana agama hanyalah sebagai identitas atau bahasa kerennya mungkin kita bisa menyebutnya sebagai Islam KTP saja. Dalam indentitas mereka adalah sebagai seorang muslim, namun pada realitanya, pengamalan moral agama tidak mereka kerjakan. Hampir mereka meniggalkan amalan agama secara utuh. Hingga dalam diri mereka Islam hanya tinggal sebuah "nama".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun faktor eksternal dari kelemahan dan kemunduran umat Islam adalah adanya pengaruh ideology dari luar, contohnya; pengaruh pemahaman sekuler, kapitalis, kolonial, pluralis dan pengaruh daripada gazwul fikr dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh konkrit, pada masa dinasti ustmani dimana saat itu daulah (Negara;red) mecoba untuk mengadopsi ideology Eropa, misal kapitalisme; karena melihat mereka para penganut kapitalisme cukup berkembang dari segi Ekonomi dan tekhnologi, dll. Akhirnya mengakibatkan pecahnya antara pembesar Negara dengan ulama yang tetap menginginkan urusan Negara sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah. Kemudian saat Turki dikuasai oleh Malik At-Taturk yang berfaham sekuler, dia memisahkan antara urusan politik Negara dengan urusan agama, hingga agama hanyalah merupakan ibadah spiritual saja yang tidak ada kaitannya dengan urusan politik Negara, bahkan yang lebih na-as adalah konon At-Turk melarang untuk membesarkan suara adzan dari masjid, kemudian huruf-huruf arab digantinya dengan huruf latin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kini, timbul pertanyaan mungkinkah Islam bangkit dan berjaya lagi seperti mana kejayaan Islam yang tercatat dalam sejarah?. Dengan melihat keadaan dimana umat Islam semakin terpuruk dan semakin terbelakang, sebagaimana realita yang ada. Ketika realita yang berbicara, hampir kita melihat di setiap Negara muslim kemiskinan semakin merajalela, perpecahan dan saling menyalahkan kian melonjak, ta`assub golongan semakin mencuat, bahkan perang antar saudara hampir sulit untuk dihindarkan. Yang semuanya menggambarkan sulitnya ummat untuk maju dan berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita kembali menengok sejarah, umat Islam kala itu bisa berjaya, dikarenakan urusan Negara tetap merujuk kepada al-Quran dan sunnah. Menurut penulis, diantara solusi agar ummat kembali bisa berjaya adalah adanya persatuan ummat Islam dan kembali kepada hukum dan aturan yang sudah ditetapkan dalam Al-Quran dan Sunnah. Dimana supramasi tertinggi sebuah Negara mutlak kembali kepada Allah swt, adapun pemimpin suatu Negara hanya merupakan pelaksana. Sebagaimana Allah berfirman dalam surah al-A`raaf ayat:54;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ألا له الخلق والأمر تبارك الله رب العالمين"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah hal ini akan tercapai? Sekiranya mungkin, lalu bilakah..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadanallahu wa iyyakum, wabillahit taufiiq! (@mi3nk)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Mahasiswa S1 fakultas shariah and law IIU Islamabad&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-8425392770461620835?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/8425392770461620835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=8425392770461620835&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/8425392770461620835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/8425392770461620835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2009/08/islamic-renaissance-mungkinkah.html' title='“Islamic Renaissance” Mungkinkah?'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-1891883121447124055</id><published>2009-08-09T15:48:00.001+06:00</published><updated>2009-08-09T18:50:11.136+06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Univarsility of Islam</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CXPPRESP3%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C03%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:right; 	mso-pagination:widow-orphan; 	direction:rtl; 	unicode-bidi:embed; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Sebagian orang menganggap bahwa agama hanyalah berkiprah dalam mengatur hubungan spiritual antara hamba dengan tuhan, sehingga tidak heran jika mereka menge-sampingkan hubungan agama dengan suatu bangsa, bahkan mereka tidak menyangkut-pautkan antara agama dengan bangsa. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Tapi apakah demikian yang terdapat dalam islam?, sesungguhnya jika kita mengkaji lebih dalam, maka kita akan menemukan bahwa agama islam bukanlah hanya mengatur hubungan antara hamba dengan tuhan, tapi kita akan menemukan yang lebih luas dari pada itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Sesungguhnya di dalam islam terdapat hubungan-hubungan yang diatur termasuk hubungan internasional. Maka kita akan melihat bahwasanya disana terdapat penjelasan atau aturan hubungan antara hamba dengan hamba, hubungan antara hamba dengan Rabb, hubungan antara hamba dengan Negara, dan hubungan antara Negara dengan Negara.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-1891883121447124055?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/1891883121447124055/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=1891883121447124055&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/1891883121447124055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/1891883121447124055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2009/08/univarsility-of-islam.html' title='Univarsility of Islam'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-6467505199517313539</id><published>2008-01-26T02:38:00.004+05:00</published><updated>2009-08-09T18:50:11.136+06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Islam Tak Memiliki Rasa Nasionalisme; Benarkah?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;By; Aminuddin eL-Buqizie&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 0.5in; color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17); font-style: normal;" lang="EN-GB"&gt;Islam adalah sebuah agama yang mencakup segala segi dalam lingkup kehidupan, baik dalam segi ibadah, yang terkait didalamnya hubungan antara hamba dengan Sang Kholiq, begitu pula dengan mu`amalat, yang terkait hubungan antar hamba dengan hamba, atau dengan kata lain, hubungan antara manusia dengan manusia yang mengandung makna integral dan universal, hal ini meliputi hubungan perdagangan, kemasyarakatan dll. Islam juga mencakup segala segi dalam urusan berbangsa dan bernegara, sebagaimana pada masa kejayaan Islam yang dipimpin oleh seorang &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;amir&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17); font-style: normal;" lang="EN-GB"&gt; yang kemudian disebut sebagai pemimpin tertinggi dalam sebuah &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;daulah &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17); font-style: normal;" lang="EN-GB"&gt;(baca;Negara). Dan telah terang bagi kita semua bahwa Islam merupakan sebuah agama yang menyeru kepada keselamatan dengan jalan tunduk dan patuh pada aturan dan undang-undang yang Allah berikan demi kemaslahatan umat manusia. Bukan hanya untuk kalangan bangsa arab, tempat dimana Islam terlahirkan tapi Islam merupakan &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span dir="rtl" style="color: rgb(17, 17, 17); font-style: normal;" lang="AR-SA"&gt;رحمة للعالمين&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17); font-style: normal;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;  &lt;/span&gt;“rahmat bagi seluruh alam”, artinya Islam adalah ideologi keselamatan yang diserukan untuk manusia penghuni alam secara keseluruhan tanpa memandang warna kulit, ras, suku dan bangsa.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--more--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17); font-style: normal;" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17); font-style: normal;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sedangkan berbicara soal nasionalisme, hal ini adalah sebuah ideologi yang telah di propagandakan oleh kaum nasionalis. Nasionalisme merupakan sebuah faham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah Negara (dalam bahasa inggris &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;“nation”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17); font-style: normal;" lang="EN-GB"&gt;) dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekumpulan manusia yang berkecimpung dalam sebuah territorial kedaulatan (baca;kenegaraan) yang pada umumnya hanya terlahir atas dasar budaya. Contoh yang paling mendasar dalam konteks ini, misalnya pada abad ke-18, nasionalisme kaum Irish dipimpin oleh mereka yang menganut agama Protestan. Gerakan nasionalis di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Ireland&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; bukannya berjuang untuk memartabatkan teologi semata-mata. Mereka berjuang untuk menegakkan ideologi yang bersangkut paut dengan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Ireland&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; sebagai sebuah Negara merdeka terutama budaya-nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17); font-style: normal;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pada zaman moderen ini, nasionalisme merujuk kepada amalan politik yang berlandaskan nasionalisme secara etnik serta sipil. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; saintis politik biasanya menumpukan penyelidikan mereka kepada nasionalisme yang ekstrim seperti nasional-sosialisme dan sebagainya.&lt;!--more--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;Islam dan Nasionalisme.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;Tatkala sebagian orang menganggap bahwa Islam tidak memiliki rasa nasionalisme, betulkah demikian?. Ketika kita menela`ah dan melihat ulang dari fenomena dan fakta yang sudah ada sebelumnya, maka kita akan menemukan jawaban dari keraguan yang mereka lontarkan. &lt;em&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="MS"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="MS"&gt;Seperti yang kita ketahui, bahwasanya nasionalisme sudah menjadi sebuah &lt;i&gt;isme&lt;/i&gt; yang dianut oleh setiap negara. Islam, ketika dihadapkan dengan sebuah &lt;i&gt;isme,&lt;/i&gt; kita akan menemukan bahwa Islam memandang tidak ada sisi baik dari sebuah &lt;i&gt;isme, &lt;/i&gt;kecuali telah dirangkum dan diisyaratkan dalam dakwah agama ini. Dimana dakwah Islam adalah bersifat universal dan intergral. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="MS"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Jika para nasionalis menyerukan bahwa nasionalisme adalah mencintai tanah air, akrab dengannya, dan ketertarikan pada sesuatu disekitarnya,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;maka hal ini disatu sisi telah tertanam dalam fitrah manusia, dan disisi lain diperintahkan oleh Islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Telah terbukti di kalangan para sahabat &lt;i&gt;radiallahu `anhum &lt;/i&gt;yang telah mengorbankan segalanya demi akidah dan agama, diantaranya sahabat Bilal r.a. Dan juga Bilal r.a. yang mengungkapkan kerinduan pada Mekah melalui bait-bait syair yang lembut dan indah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;Oh angan… mungkinkah semalam saja aku dapat tidur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;Di suatu lembah, dan rumput idkhir serta teman disekitarku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;Mungkinkah sehari saja aku mendatangi mata air mijannah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;Mungkinkah Syamah dan Thafil nampakkan diri padaku &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Begitu pula tatkala Rasulullah SAW mendengar gambaran Mekah dari Ushail, tiba-tiba saja air mata beliau bercucuran, karena rindu padanya. Maka beliau berkata, &lt;i&gt;“wahai Ushail, biarkan hati ini tenteram”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="MS"&gt;Jika para nasionalis menyerukan bahwa nasionalisme adalah keharusaan serius bekerja untuk membebaskan tanah air dari penjajah, mengupayakan kemerdekaannya, serta menanamkan makna kehormatan dan kebebasan dalam jiwa putra-putrinya, maka hal ini telah terdapat tauladan terbaik pada kaum Muslimin Indonesia di saat perjuangan kemerdekaan tanah air indonesia dari tangan penjajah. Dimana hampir mayoritas perjuangan dipimpin oleh kaum santri dengan keberanian yang luar biasa, dan ketulusan yang takkan terbeli dengan sesuatu yang lebih murah nilainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 0.5in; color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="MS"&gt;Jika para nasionalis menyerukan bahwa nasionalisme adalah memperkuat ikatan antar-anggota masyarakat di satu wilayah dan membimbing mereka menemukan cara pemanfaatan kokohnya ikatan untuk kepentingan bersama, maka Islam menganggap itu sebagai kewajiban yang tidak dapat ditawar. Nabi SAW telah bersabda, &lt;i&gt;“dan jadilah kamu hamba-hamba Allah yang bersaudara”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Lain dari pada itu, mereka penganut nasionalisme menganggap bahwa sebuah Negara hanya dibatasi oleh territorial dan batas-batas geografis saja, namun Islam jauh lebih luas dari pada itu. Dimana Islam melihat bahwa seluruh tanah air berhak mendapatkan penghormatan, penghargaan, kecintaan dan jihad demi kebaikannya. Islam tidak berkehendak untuk terjebak dalam sebuah urusan wilayah terbatas dan sempit dimuka bumi ini, karena adanya berbagai ikatan maka hubungan akan menjadi renggang, kekuatan melemah, dan tentunya musuh akan menggunakan kesempatan untuk merasuk dan menghasut sebagian, hingga pada akhirnya ikatan terputus kemudian terjadilah perpecahan antara sesama muslim yang mengakibatkan lemahnya kekuatan Islam. Dan ketika suatu bangsa hendak memperkuat dirinya dengan cara merugikan bangsa lain, maka dijamin seratus persen Islam tidak akan pernah ridha dengan hal ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Jika nasionalisme yang mereka anut dimana seluruh perhatian hanya tertuju pada kebaikan dan kemerdekaan negaranya saja, kemudian memfokuskan pada aspek-aspek fisik semata. Maka Islam lebih luas daripada itu. Islam dengan cahaya Ilahi membimbing manusia menuju rahmat. Smuanya dilakukan untuk mencari ridho Allah semata, dan membahagiakan alam denganNya. Sehingga seluruh dunia mampu bekerjasama membangun dunia yang penuh rahmat dan kasih. Bukan tujuan untuk memperbudak bangsa lain, bukan pula untuk mecari popularitas, harta dan kekuasaan atas bangsa lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 0.5in; color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;Akhir kata, kita simak perkataan Prof. Dr. Taufiq Yusuf al-Wa’iy di dalam bukunya &lt;em&gt;Pemikiran Politik Kontemporer&lt;/em&gt;. Dijelaskan, bahwa sesungguhnya, Islam telah memerintahkan agar setiap orang bekerja demi kebajikan negerinya, untuk mempersembahkan pengabdiannya, untuk memberi kebajikan sebanyak yang dia mampu kepada masyarakat yang ia hidup di tengahnya, dan untuk mempersembahkan hal itu mulai dari yang terdekat, kerabat, famili, dan tetangga, hingga zakat tidak boleh didistribusikan lebih jauh dari jarak shalat &lt;em&gt;qashar &lt;/em&gt;–kecuali terpaksa– karena memperhatikan yang lebih dekat terlebih dahulu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Selaku Muslim sejati maka tentu ia akan senantiasa berjuang dan memberikan sumbangsi untuk bangsa dimana ia berasal, dan ketika Negaranya diserang oleh kaum penjajah maka sudah pasti iapun akan turut membela, contoh konkrit, sejak dulu hingga sekarang masyarakat Palestina masih dalam peperangan melawan zionis Israel yang ingin menguasai Jerussalem, bukankah ini bagian daripada bentuk nasionalis yang mereka agungkan itu. Seorang Muslim tentu akan senantiasa mengharapkan bangsa dan negaranya untuk mendapatkan kejayaan dan ketentraman serta menghendaki kemaslahatan dan kebaikan untuk masyarakat yang hidup didalamnya. Jika kemerdekaan diraih dengan jutaan darah umat Islam telah tumpah ditambah sikap hidupnya yang senantiasa akan disumbangkan demi kemaslahatan bangsa dan Negara, lantas apa lagikah yang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kurang?. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: left;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(17, 17, 17);" lang="EN-GB"&gt;Wallahu`alam bish-showab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-6467505199517313539?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/6467505199517313539/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=6467505199517313539&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/6467505199517313539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/6467505199517313539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2008/01/islam-tak-memiliki-rasa-nasionalisme.html' title='Islam Tak Memiliki Rasa Nasionalisme; Benarkah?'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-8367589967784942685</id><published>2007-08-05T03:33:00.000+05:00</published><updated>2009-08-09T18:49:31.455+06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Pejuang Syariat.</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_BOpWkvfVjo8/RrUAeHw7oEI/AAAAAAAAAAc/6keJhls9lM4/s1600-h/yemen.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094979070919942210" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_BOpWkvfVjo8/RrUAeHw7oEI/AAAAAAAAAAc/6keJhls9lM4/s200/yemen.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Musim panas sungguh panas rasanya&lt;br /&gt;Menyengat hingga kedalam tubuhnya&lt;br /&gt;Butiran-butiran keringat pun mengucurinya&lt;br /&gt;Hingga membasahi pakaian yang dikenakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langakah para pejuang syariat tak pedulikannya&lt;br /&gt;Mereka tak kenal panas trus saja merintisnya&lt;br /&gt;Demi panji islam yang sekian lama diimpikannya&lt;br /&gt;Agar cahaya Rabbani dapat terangi bangsanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun antek-antek pemerintah selalu saja halanginya&lt;br /&gt;Dengan berdalihkan undang-undang anti terorisnya&lt;br /&gt;Kemudian menyerang masjid merah dengan bala tentaranya&lt;br /&gt;Hingga masjid merah pun diluluhlantakkan dan dikuasainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun para pejuang syariat kembali bangkit dengan perjuangannya&lt;br /&gt;Tak gentar walau batu-batu jalanan jadi senjatanya&lt;br /&gt;Begitluah perjuangan mereka yang tak `kan dihentikannya&lt;br /&gt;Walau serdadu-serdadu pemerintah menodong dengan senjata apinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Tuhan tolonglah mereka dari perlakuan pemimpinnya&lt;br /&gt;Tunjukkanlah mereka solusi agar kedamaian dapat dicapainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahummahdinaa wahdi binaa…&lt;br /&gt;Wanshurnaa wanshuril muslimiin…&lt;br /&gt;Birahmatika yaa arhamarrohimiin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amienk (untuk lal masjid)&lt;br /&gt;28-07-07.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-8367589967784942685?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/8367589967784942685/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=8367589967784942685&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/8367589967784942685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/8367589967784942685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2007/08/pejuang-syariat.html' title='Pejuang Syariat.'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_BOpWkvfVjo8/RrUAeHw7oEI/AAAAAAAAAAc/6keJhls9lM4/s72-c/yemen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-8760614338763060501</id><published>2007-08-05T02:06:00.000+05:00</published><updated>2009-08-09T18:49:31.456+06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Dahaga Cinta</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Sore nan indah..&lt;br /&gt;Matahari menepi sedikit mengintip&lt;br /&gt;Seakan tersipu malu tuk berpisah&lt;br /&gt;Dengan senyuman ia bercengkrama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat pancaran senja&lt;br /&gt;Dunia terkesima olehnya&lt;br /&gt;Seakan terpercik sebuah misteri&lt;br /&gt;Sepercik embun dahaga&lt;br /&gt;Haus akan cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerinduan menyeruak dalam mata hati&lt;br /&gt;Yang terleraikan atas nama purnama cinta&lt;br /&gt;Yang terbetik dalam benak dunia&lt;br /&gt;Yang termangu indahnya cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batin yang suci..&lt;br /&gt;Kan pasti menabur benih cinta, tulus!&lt;br /&gt;Dunia pun mencoba merajut benang dzikir&lt;br /&gt;Demi menyulam tirai sutera cinta putih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia terpikat cinta semu..&lt;br /&gt;Kecemasan tiada pernah kan terobati&lt;br /&gt;Takut akan ditinggal&lt;br /&gt;Takut akan kehilangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia terpana menatap indah rembulan&lt;br /&gt;Seakan menggapai bias ayu sinarnya&lt;br /&gt;Sejenak ia melayang terbang ke alam maya&lt;br /&gt;Hendak merengkuh mutiara cinta yang abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat!&lt;br /&gt;Lewat angin ia bawa bisikan merdu&lt;br /&gt;Tiada cinta yang kekal…&lt;br /&gt;Tiada cinta yang hakiki…&lt;br /&gt;Hanyalah…&lt;br /&gt;Cinta pada Ilahi Rabb&lt;br /&gt;Cinta pada Sang Pencipta cinta. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-8760614338763060501?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/8760614338763060501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=8760614338763060501&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/8760614338763060501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/8760614338763060501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2007/08/dahaga-cinta.html' title='Dahaga Cinta'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-60524016216456811</id><published>2007-08-03T01:16:00.000+05:00</published><updated>2009-08-09T18:49:31.456+06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Belenggu Jiwa</title><content type='html'>Belenggu jiwa kugenggam..&lt;br /&gt;Yang tercipta atas lamunan&lt;br /&gt;Yang hadir atas keniscayaan&lt;br /&gt;Yang terlerai atas kedunguan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belenggu jiwa kurengkuh..&lt;br /&gt;Erat dalam torehan masa&lt;br /&gt;Erat dalam kepalan asa&lt;br /&gt;Erat dalam sulaman cita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belenggu jiwa kulepas..&lt;br /&gt;Demi mimpi yang suram&lt;br /&gt;Demi mimpi yang redam&lt;br /&gt;Demi mimpi yang temaram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belenggu jiwa..&lt;br /&gt;Hanyalah rasa yang melarut&lt;br /&gt;Dalam pekat batin merunut&lt;br /&gt;Selalu ada dalam risau, membelit!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertekuk pasrahku..&lt;br /&gt;Meluruhkan inginku&lt;br /&gt;Agar damai jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb..!&lt;br /&gt;Sujudku…&lt;br /&gt;Lalu&lt;br /&gt;Tengadahku…&lt;br /&gt;Hanya kepada-Mu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-60524016216456811?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/60524016216456811/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=60524016216456811&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/60524016216456811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/60524016216456811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2007/08/belenggu-jiwa.html' title='Belenggu Jiwa'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-3201022593429993056</id><published>2007-07-15T15:39:00.000+05:00</published><updated>2009-08-09T18:49:31.456+06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Masjid Merah Berdarah</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_BOpWkvfVjo8/RpoCvX4cBnI/AAAAAAAAAAU/wGKB1PLmmdI/s1600-h/1.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5087381741956236914" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_BOpWkvfVjo8/RpoCvX4cBnI/AAAAAAAAAAU/wGKB1PLmmdI/s200/1.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;font color="#000099"&gt;&lt;strong&gt;salam..&lt;br /&gt;sekedar coretan sikit pasal lal masjid tu..&lt;br /&gt;menurut hemat saya.. tidak sepantasnya seorang pemimpin negara menumpahkan darah penduduknya.. karena sudah seyogyanya pemimpin adalah pelindung bagi penduduknya.. dan yang paling tragis lagi adl pada dasarnya kejadian ini antar sesama muslim.. alqotilu wal maqtuulu finnaarr yaa syeekhhhh.... dan sang komandan dengan polos berucap bahwa armi yang tewas di anggapnya syahid) siapakah sebenarnya yang syahid? wallahu `alam ya`ni..!&lt;br /&gt;sebenarnya tujuan inti dari pergerakan lal masjid adl untuk menegakkan syariat islam di negara ini... dan sempat terucap oleh maulana abd aziz ketika berdoa di saat penguburan saudaranya "pergerakan ini tidak akan berhenti hingga negara ini betul2 menegakkan syariat islam di parlement. (DawnNews).&lt;br /&gt;walaupun apa yang musharraf gemboskan tentang adanya teroris yang bersarang di lal masjid.. namun itu hanyalah iming2 dari seorang president yang masih bertengger diatas kediktatorannya.. selain itu, sang president ini sedang mencari pujaan dari fir`aun yang ia dewakan (bush). agar mendapatkan dukungan darinya baik itu dari segi materi dan nonmateri.. seakan dia berkata; wahai dunia lihatlah bahwa kami baru aja membasmi teroris dinegara kami.. kami hebat kan..!?!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so menurut hemat saya.. inilah sebab kenapa sang presiden dan kruco-kruconya tidak sabar dalam menangani hal ini, padahal tanpa pertumpahan darah, hal ini pun bisa terselesaikan.. antara lain, dengan memutuskan air, gas listrik dan suply2 yang lainnya.. dan tunggu sampe mereka keluar dari sarangnya... dengan tangan di atas kepala. meskipun sang pimpinan lal masjid pernah bersuara bahwa mereka mampu bertahan selama satu bulan dengan persiapan amunisi dan makanan yang ada.. tapi tentunya ini merupakan batas waktu yang tidak dapat di perpanjang, sebab bisa di bayangkan kalau sebulan telah berlalu dimana persediaan makanan sudah habis.. mereka akan sulit mendapatkan sokongan sembako dll..dimana sekitar melody abpara sudah di blokir habis oleh polisi dan tentara, dan tidak boleh seorangpun masuk hatta wartawan.. so jalan apa yang mereka bisa ambil setelah itu selain dengan jalan menyerah..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian ini adalah sebagai bukti bahwa seorang musharraf belum bisa menegakkan demokrasi untuk menggantikan keditatoran dia.&lt;br /&gt;kenapa masyarakat tidak dibiarkan untuk memilih pemimpin sesuai dengan keinginan mereka... ! kenapa.. sekali lagi kenapa saudara-saudara...&gt;&gt;&gt;&gt;??? dengan memberikan 2 opsi menyerah atw mati adalah merupakan pernyataan yang mengandung makna anarchysme... bukankah begitu kawan..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekedar pandangan dari ZerO_CooL.&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-3201022593429993056?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/3201022593429993056/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=3201022593429993056&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/3201022593429993056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/3201022593429993056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2007/07/masjid-merah-berdarah.html' title='Masjid Merah Berdarah'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_BOpWkvfVjo8/RpoCvX4cBnI/AAAAAAAAAAU/wGKB1PLmmdI/s72-c/1.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-2494034949344447807</id><published>2007-06-30T23:02:00.000+05:00</published><updated>2007-06-30T23:53:08.364+05:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat.'/><title type='text'>"Hikmat Berdiam Diri"</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_BOpWkvfVjo8/Road-_qbwJI/AAAAAAAAAAM/E_srIvu_EIY/s1600-h/Smoker+baby.gif"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#663333;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5081922935101046930" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_BOpWkvfVjo8/Road-_qbwJI/AAAAAAAAAAM/E_srIvu_EIY/s200/Smoker+baby.gif" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#663333;"&gt;Manusia berbicara setiap masa. Bicara yang baik akan membawa keselamatan dan kebaikan kepada manusia. Jika bicara tidak mengikut adabnya, manusia akan merana di dunia dan di akhirat. Di dunia akan dibenci oleh manusia lain dan di akhirat akan menyebabkan seksa kekal abadi di dalam neraka Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yg beriman, lidah yg dikurniakan oleh Allah itu tidak digunakan untuk berbicara sesuka hati dan sia-sia. Sebaliknya digunakan untuk mengeluarkan mutiara-mutiara yg berhikmah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, DIAM adalah benteng bagi lidah manusia daripada mengucapkan perkataan yang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIKMAH DIAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sebagai ibadah tanpa bersusah payah.&lt;br /&gt;2. Perhiasan tanpa berhias.&lt;br /&gt;3. Kehebatan tanpa kerajaan.&lt;br /&gt;4. Benteng tanpa pagar.&lt;br /&gt;5. Kekayaan tanpa meminta maaf kepada orang.&lt;br /&gt;6. Istirehat bagi kedua malaikat pencatat amal.&lt;br /&gt;7. Menutupi segala aib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis2 Rasullulah mengenai kelebihan diam yg bermaksud:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* "Barangsiapa yg banyak perkataannya, nescaya banyaklah silapnya.&lt;br /&gt;Barangsiapa yg banyak silapnya, nescaya banyaklah dosanya. Dan barangsiapa yg banyak dosanya, nescaya neraka lebih utama baginya". ( RW ABU NAIM )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* "Barangsiapa yg beriman kpd Alah dan Hari Akhirat, maka hendaklah ia&lt;br /&gt;berkata yg baik atau diam". ( RW BUKHARI &amp;amp; MUSLIM )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* "Barangsiapa diam maka ia terlepas dr bahaya".( RW AT-TARMIZI )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madah Dari Hukama:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* BANYAK DIAM TIDAK SEMESTINYA BODOH, BANYAK CAKAP TIDAK SEMESTINYA CERDIK, KRN KECERDIKAN ITU BUAH FIKIRAN, ORG CERDIK YG PENDIAM LEBIH BAIK DR ORG BODOH YG BANYAK CAKAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* MENASIHATI ORANG YG BERSALAH , TIDAK SALAH. YANG SALAH MEMIKIRKAN KESALAHAN ORANG..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-2494034949344447807?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/2494034949344447807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=2494034949344447807&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/2494034949344447807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/2494034949344447807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2007/06/hikmat-berdiam-diri.html' title='&quot;Hikmat Berdiam Diri&quot;'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_BOpWkvfVjo8/Road-_qbwJI/AAAAAAAAAAM/E_srIvu_EIY/s72-c/Smoker+baby.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-998795472165565653</id><published>2007-06-21T04:59:00.000+05:00</published><updated>2007-06-21T05:01:39.139+05:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makalah'/><title type='text'>MAULANA MUHAMMAD ILYAS.</title><content type='html'>Muqaddimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin jauh sudah kita telah mendengar dan mengenal sosok manusia yang menafkahkan hidup dan matinya demi tegaknya tonggak agama, dan mengajak manusia hingga tidak lalai dari menjalankan kewajibannya sebagai manusia yang beragama,Islam. Dan dengan usahanya yang tiada kenal kata henti hingga tetes darah penghabisan, tersebarlah pergerakan yang cukup mulia yakni dengan manusia untuk kembali pada agama dan taat pada sang Kholiq. Dialah Maulana Muhammad Ilyas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maulana Muhammad Ilyas, adalah pendiri jama`ah tabligh di subkontinen Asia Selatan, dia adalah salah seorang yang sangat berpengaruh dan sosok yang sangat masyhur pada abad ke 21 Islam. Disamping kontribusi dia yang sangat besar terhadap perkembangan pergerakan da`wah Islam, maulana Ilyas tidak menaruh banyak perhatian  terhadap literatur pergerakan islam moderen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lebih khusus, dalam pembahasa ini kita akan melihat sejauh mana usaha yang telah dilakukannya. Dan dengan usaha yang telah dilakukan itu, maka tumbuhlah satu pergerakan yang kita kenal dengan sebutan Tabligh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pengetahuan orang-orang barat, bahkan orang Islam, tetap terkontaminasi dengan manisfestasi ion-ion yang spectakuler dan dramatic dari kebangkitan Islam yang meluap-meluap. Literatur yang ada tentang Maulana Ilyas dan pergerakan Tablighnya hampir semuanya dalam bahasa urdu dan ini juga mengandung inspirasi kerja para pemimpin-pemimpinnya dan tulisan-tuisan sebagai kebaktian para pengikut-pengikut dan&lt;br /&gt;pendukung-pendukungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Umum Maulana Ilyas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maulana Muhammad Ilyas lahir pada tahun 1885 di sebuah kota kecil di United Province of British India dalam sebuah keluarga yang relijius. Mula-mula dia mendapatkan pendidikan keagamaan di rumah dan selanjutnya pergi ke pusat  pendidikan yang cukup terkenal yakni di Deoband dimana dia belajar Quran, Hadits, Fiqh dan pengetahuan Islam lainnya dibawah asuhan orang-orang terkenal Deoband kala itu. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Deoband, maulana Ilyas beralih posisi sebagai pengajar di Madrasah Mazharul `Ulum di Saharanpur (U.P.India).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Problematika Mewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pada masa hidupnya, maulana Ilyas sadar akan “situasi Islam yang muram” di wilayah Mewat dekat New Delhi, dimana mayoritas umat Islam tinggal disana, namun sangat sedikit sekali yang mengamalkan ajaran Islam dan praktek-prakteknya. Maulana Ilyas mengirim sebagian muridnya untuk mensurvei situasi disana, selanjutnya beliau sendiri langsung terjun melakukan beberapa perjalanan untuk berdakwah ketempat tersebut. Maulana Ilyas bertemu dengan orang-orang Islam Mewati yang sama sekali tidak dapat mengucapkan syahadat bahkan tidak pernah sholat walau sekali dalam hidupnya karena mereka tidak mengetahui bagaimana cara melakukan sholat. Beliau menyaksikan umat Islam yang memberi salam antar satu dengan yang lainnya seperti mana cara orang-orang Hindu. Bahkan sebagian lainnya telah mengadopsi ketuhanan Hindu dan mengunjungi tempat-tempat ibadah mereka dan berpartisipasi dalam melakukan ibadah.&lt;br /&gt; Maulana Ilyas secara utuh betul-betul mengetahui dan sadar akan sulitnya permasalahan yang dihadapi oleh Mewati, walaupun demikian, beliau tetap memutuskan untuk membawa mereka kembali kepada lipatan Islam yang hakiki. Pada awal tahun 1920-an, beliau telah menyiapkan sebuah tim dari para pemuda lulusan madrasa Deoband dan Saharanpur kemudian mengirim mereka ke Mewat untuk membangun network mesjid-mesjid dan madrasah-madrasah di seluruh wilayah tersebut. Kemudian dia menyadari, bagaimanapun juga, bahwa ulama Madrasa yang ditreining dalam tradisi Deoband secara simpel telah memperlihatkan sifat asli mereka dan tidak ada kesan istimewa pada masyarakat secara umum. Maulana Ilyas menyimpulkan bahwa madrasa madrasa tersebut telah kekurangan persiapan untuk mencetak para da`i yang memiliki keinginan pergi dari pintu ke pintu (door to door) dan mengingatkan manusia dari kewajiban-kewajiban mereka. Institusi-institusi ini hanya baik untuk mencetak petugas-petugas keagamaan, bukan pekerja Da`wah.&lt;br /&gt;Lahirnya gerakan Tabligh.&lt;br /&gt; Karena adanya ketidakpuasan terhadap madrasa maka maulana Ilyas mengundurkan diri dari kedudukannya sebagai pengajar di madrasa Mazaharul Uloom di Saharanpur dan kemudian kembali ke Basti Nizamuddin yang terletak di kawasan Delhi lalu memulai da`wahnya. Gerakan Tabligh terlahirkan di tempat tersebut pada tahun 1926. Basti Nizamuddin menjadi tempat tinggalnya sekaligus sebagai markaz besar gerakan Tabligh.&lt;br /&gt;Pergerakan yang baru ini sukses secara dramatik pada waktu yang relatif singkat, dengan adanya usaha keras dari maulana Ilyas, berusaha tanpa letih dan dengan tujuan yang suci. Dan hasilnya banyak orang-orang Islam yang telah mengikuti usaha Maulana Ilyas untuk menda`wahkan ajaran Islam kesetiap kota dan kampung di Mewat. Kesuksesan yang begitu cepat dari hasil usaha Maulana Ilyas dapat kita saksikan dari fakta yang ada bahwa Ijtima` Tabligh untuk pertama kalinya pada November 1941 di Mewat, telah dihadiri oleh 25,000 orang yang kebanyakan dari mereka telah berjalan dari 10 sampai 15 mil untuk menghadiri Ijtima`. Sayyid Abul A`la Maududi, pendiri Jama`at Islam memberikan penghargaan yang indah atas kesuksesan yang spektakuler dari usaha da`wah yang dilakukan oleh maulana Ilyas di Mewat dan sekitar India. Sayyid Abul A`la Maududi juga menggambarkan gerakan Tabligh ini sebagai langkah yang mulia untuk Islamisasi dikalangan masyarakat muslim India.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi perjuangan.&lt;br /&gt; Maulana Ilyas bukanlah seorang pemimpin yang karismatik seperti Maulana Mohammad Ali Jauhar pimpinan “Khilafat Movement”, bukan seorang `alim yang terkemuka seperti Abul kalam Azad, pimpinan “the Indian National Congress”. Dia bukan pula orang yang pandai dalam “Public Speaker” seperti Ataullah Shah Bukhari pimpinan “The Ahrar movement”. Tidak juga seperti Abul A`la Maududi Pimpinan Jamaat-e-Islami yang sangat produktif dalam menulis dan pemikir yang cerdas, maulana Ilyas tidak memiliki satu karangan pun dalam hidupnya. &lt;br /&gt; Layaknya missionaris sejati, dia gigih, dan tak henti-henti. Diantara salah satu missi perjalanannya ke mewat, sekali dia pernah dipukul tongkat oleh petani yang coba untuk dipengarungi tentang pentingnya agama dalam kehidupan. Maulana, yang memang sudah lemah fisiknya, jatuh dan tersungkur kelantai.&lt;br /&gt; Keinginannya yang kuat dan ketetapan hatinya yang tak tergoyahkan untuk mencapai setiap muslim dan mengingatkannya tentang kewajiban-kewajibannya sebagai orang yang beriman. Kuat hasratnya mengenai kekayaan rohani terhadap muslim-muslim pengikutnya menyebabkan dia menderita batin yang sangat. Suatu hari seorang teman datang menjenguknya ketika dia berada diatas pembaringan menanti maut. Maulana Ilyas menyambut temannya dengan mengatakan. “orang-orang diluar sana sedang terbakar oleh api pengabaian dan kamu menghabiskan waktu disini hanya untuk mengetahui kesehatanku!”.&lt;br /&gt; Dia menginginkan setiap muslim mengikuti tapaknya, menyampaikan pesan Islam kepada yang lainnya.  Dia menyemangati teman-teman dan pengikut-pengikutnya untuk mempersembahkan hidup mereka dalam urusan ini (da`wah). Suatu saat, ketika dia mencoba memeriksa dengan teiliti para pendengarnya untuk melakukan missi secara sukarelawan ke Kanpur, U.P.India, tak seorang pun yang merespon ajakannya. Ketika tampak salah seorang temannya di antara para hadirin, maulana Ilyas bertanya padanya apa yang mencegahnya untuk tidak berangkat ke Kanpur. Temannya menderita penyakit yang serius dan tentunya perjalanan akan menghabiskan waktu selama berminggu. Dia memberitahu maulana Ilyas bahwa sebenarnya dia “hampir mati” dan tak ada jalan baginya untuk melakukan perjalanan. Lalu maulana mengatakan, “jika kamu sedianya sudah mati, maka kamu alangkah baiknya mati di Kanpur.”&lt;br /&gt;Tetap menjaga hubungan antar sesama.&lt;br /&gt;Penting untuk dicatat bahwa ketika maulana Ilyas menjauhkan dirinya dari urusan politik dalam keseharian dan menfokuskan diri pada program secara eksklusif dalam pembentukan muslim yang sadar akan kewajiban-kewajiban agama, dia tidak mengkritisi kelompok-kelompok Islam yang telah menyibukkan diri mereka kedalam dunia politik secara aktif. Sebaliknya, dia tetap menjaga hubungan kordialnya (mesra) terhadap ulama disekolahan Deoband yang berada dalam organisasi politik, Jamiat Ulama-e-Hind, dan Pro-Indian National Congress group, yang kesemuanya aktif dalam politik India. Maulana Ilyas memiliki hubungan yang sama hangatnya terhadap sebagian kelompok di sekolahan Deoband yang pro-Pakistan yang dipimpin oleh Maulana Ashraf Ali Thanvi dan Maulana Shabbir Ahmad Usmani. Bagaimanapun juga dia tetap menolak untuk mengambil posisi pada The Issue of united India vs.a separate Muslim state of Pakistan dengan alasan yang sangat jelas bahwa hal ini akan melenturkan atau mengganggu pergerakan dia dari permasalahan yang mendasar yaitu persoalan agama, dan juga akan menciptakan perselisihan didalam susunan tarafnya. Maulana Ilyas dengan pandangannya bahwa gerakan Tabligh dan kelompok-kelompok Islam yang berorientasi politik, meskipun beroperasi pada dua sisi, namun saling melengkapi kerja antar satu sama lainnya dan dengan demikian tidak seharusnya ada suatu kompetisi dan persaingan diantara mereka.&lt;br /&gt;Penutup.&lt;br /&gt;Suatu ketika seseorang menunjukkan bahwa gerakan maulana Ilyas adalah “dengan focus yang sangat sempit” dan tidak ditujukan kepada issu yang luas tentang pembaharuan socio-politik dalam masyarakat Islam, Maulana meresponnya bahwa fokus yang sempit ini pada fase permulaan pergerakan telah dikehendaki oleh adanya manpower dan bahwasanya pergerakan ini dapat tumbuh mencakup program yang luas dan lengkap pada masa yang akan datang. Hal ini sangat disayangkan bahwa mereka yang menggantikan posisi maulana Ilyas tidak menyadari pandangannya yang luas dan memandang model da`wah Mewat sebagai suatu hal sudah ditetapkan untuk selamanya. Sekalipun demikian, buah dari usaha Mualana Ilyas dapat kita saksikan hingga kepenjuru dunia hari ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LIFE AND MISSION OF MAULANA MOHAMMAD ILYAS  &lt;br /&gt;by Syed Abdul Hasan Ali Nadwi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-998795472165565653?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/998795472165565653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=998795472165565653&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/998795472165565653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/998795472165565653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2007/06/maulana-muhammad-ilyas.html' title='MAULANA MUHAMMAD ILYAS.'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-7628252140295471313</id><published>2007-06-21T04:20:00.000+05:00</published><updated>2009-08-09T18:50:11.136+06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Memahami Agama Dan Pengaruhnya Dalam Kehidupan.</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمْ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ (آل عمران19)&lt;br /&gt;“ Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab[189] kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.”(QS.Al-`Imran:19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama sesungguhnya tidak mudah diberikan definisi atau dilukiskan, karena agama mengambil beberapa bentuk yang bermacam-macam diantara suku-suku dan bangsa bangsa di dunia. Watak agama adalah suatu subyek yang luas dan kompleks yang hanya dapat ditinjau dari pandangan yang bermacam-macam dan membingungkan. Akibatnya, terdapatlah keanekaragaman teori tentang watak agama seperti teori antropologi, sosiologi, psikologi, naturalis dan teori kealaman. Sebagai akibat dari keadaan tersebut, tak ada suatu definisi tentang agama yang dapat diterima secara universal.Kesulitan memahami realitas agama salah satunya direspon oleh The Encyclopedia of Philosophy dengan memberikan daftar komponen-komponen agama. Menurut Encyclopedia itu, agama mempunyai ciri-ciri khas (characteristic features of religion) sebagai berikut : 1.      Kepercayaan kepada wujud supranatural (Tuhan). 2.      Pembedaan antara yang sakral dan yang profan.3.      Tindakan ritual yang berpusat pada obyek sakral.4.      Tuntunan moral yang diyakini ditetapkan oleh Tuhan.5.      Perasaan yang khas agama (takjub, misteri, harap, cemas, merasa berdosa, memuja) yang cenderung muncul di tempat sakral atau diwaktu menjalankan ritual, dan kesemuanya itu dihubungkan dengan gagasan Ketuhanan.6.      Sembahyang atau doa dan bentuk-bentuk komunikasi lainnya dengan Tuhan.7.      Konsep hidup di dunia dan apa yang harus dilakukan dihubungkan dengan Tuhan.8.      Kelompok sosial seagama, seiman atau seaspirasi. Bicara soal agama, bagaimana pun juga, tidak bisa tidak kita harus terlebih dahulu memahami definisi agama. Dalam bahasa Arab agama disebut ‘Din’ yang secara bahasa berarti ketaatan, perilaku, hukum dan peraturan dsb. Dalam istilah, Din berarti keyakinan kepada Sang Pencipta manusia dan alam semesta serta ajaran-ajaran amaliah yang sesusai dengan keyakinan ini. Atas dasar ini orang yang tidak meyakini adanya Sang Pencipta dan menganggap segala fenomena alam ini sebagai kejadian spontan atau semata-mata terjadi karena interaksi alam natural disebut sebagai orang yang tak beragama (ateis). Sebaliknya orang yang menyakini adanya Sang Pencipta alam semesta disebut sebagai orang yang beragama. Sekalipun keyakinannya atas ritual-ritual agamanya mengalami penyimpangan dan khurafat. Maka dari itu, agama terbagi menjadi hak dan batil.Din juga dapat didefinisikan sebagai peraturan Allah yang membawa orang-orang berakal kearah kebahagiaan dunia dan akhirat, yang mencakup masalah aqidah dan amal. Ia adalah suatu sistem yang mencakup peraturan-peraturan yang menyeluruh, serta merupakan “undang-undang” yang lengkap dalam semua urusan hidup manusia untuk kita terima dan mengamalkannya secara total.&lt;br /&gt;Agama adalah tata-tertib yang mengatur hubungan antara makhluk dengan Kahlik-Nya. Ia mengandung petunuk-petunjuk hidup manusia duniawi dan ukhrawi. Sebagian orang memberi penilaian benar atau tidaknya sebuah agama, sengat tergantung pada kehadiran Kitab Sucinya, kenabian, kelengkapan Syari`at, serta ketaatan penganutnya terhadap Khalik yang dianutnya. Masalahnya, karena hal agama adalah hak asasi yang paling mendasar dan  manusia bebas memilih. Asas yang demikian sesuai dengan pernyataan Allah dengan firman-Nya: Albaqorah : 256.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kami ingatkan bahwa pengertian agama di sini adalah cara hidup yang bermoral. Cara hidup yang disukai Allah. Cara yang dipilihNya dan yang paling tepat bagi semua jenis manusia. Cara hidup yang terbebas dari takhayul-takhayul dan mitos-mitos, dan sepenuhnya di bawah bimbingan Al-Qur’an.&lt;br /&gt;Agama menciptakan lingkungan moral yang sangat aman dan nyaman. Sikap anarkis yang menyebabkan kerusakan pada bangsan dan negara terhenti sama sekali karena rasa takut kepada Allah. Orang tidak lagi melakukan tindakan yang merugikan ataupun berbuat kerusuhan. Orang-orang yang memegang nilai-nilai moral siap bangkit bagi bangsa dan negaranya serta tidak hendak berhenti untuk berkorban. Orang-orang semacam ini selalu berusaha untuk kesejahteraan dan keamanan negaranya.&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari, kita menyaksikan berbagai ragam agama dan kepercayaan hidup menusia. Tetapi, bagaimanapun ragam dan jumlahnya, dia dapat kita golongkan kedalam dua kelompok, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;agama yang lahir atas dasar wahyu (agama wahyu)&lt;br /&gt;agama yang lahir atas dasar budaya manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama wahyu ialah agama yang dalam ajarannya diatur menurut wahyu Allah, malalui Nabi dan dengan Kitab Suci yang diterimanya dari Allah. Sementara Agama atau kepercayaan budaya, ia lahir atas hasil perkembangan zaman, seirama dengan tingkat berfikir dan kebutuhan manusia. Bentuk agama atau kepercayaan budaya yang demikian kebudayaanlah yang melahirkannya. Sementara pendapat lain menyebutkan bahwa semua agama adalah hasil budaya manusia. Masalahnya, pendapat akhir ini terpengaruh pada teori bahwa kehadiran manusia yang berbudaya dan beragama, juga adalah hasil perkembangan evolusi alam, dimana manusia hari ini adalah hasil rentetan panjang dari perkembangan mansuia purba yang terpaut oleh fase demi fase.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada hakekatnya hanya ada satu agama yang hak,  sebagaimana yang telah Allah firmankan dalam ayat yang diwahyukan kepada Rasul-Nya, Muhammad saw, dalam surah Al-`Imran:19&lt;br /&gt;“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini kita dapat beralih kepada kesimpulan bahwa agama wahyu yang kita maksud adalah agama samawi dan tentunya dari potongan ayat diatas dengan jelas menyatakan hanyalah  Islam agama yang diridhoi oleh-Nya. Dus, Islam bukan hanya agama spiritual atau mengurusi masalah-masalah akidah saja, malainkan juga merupakan agama yanag bisa memberikan inspirasi pada pemeluknya untuk menyusun konsep tentang kenegaraan, pedoman berperilaku yang luhur, sebagai titian mengarungi kehidupan dan sebagai undang-undang dalam bermasyarakat. Apabila makna hakiki akidah benar-benar tertanam pada kalbu seseorang dan telah memancarkan nur hidayah keTuhanan maka ia merupakan sumber bagi setiap kebajikan. Dan apabila sinar cahaya ibadah menyinari seseorang dan telah mampu memberikan suatu perasaan halus pada indranya maka hal itu sudah memasuki pendidikan dan pengajaran perliku sesorang, menjunjung tinggi norma dan nilai kemasyarakatan yang penuh dengan kebajikan dan berorientasi pada kemajuan, dan mempunyai beban moral untuk mengajak kepada masyarakat sekitarnya untuk selalu beribadah kepada Allah secara ikhlas.&lt;br /&gt;Wallahu Waliyyuttaufiq alladzi qad hadaanaa birahmatihi..!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-7628252140295471313?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/7628252140295471313/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=7628252140295471313&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/7628252140295471313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/7628252140295471313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2007/06/memahami-agama-dan-pengaruhnya-dalam.html' title='Memahami Agama Dan Pengaruhnya Dalam Kehidupan.'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-7948027923379392573</id><published>2007-06-21T03:48:00.000+05:00</published><updated>2009-08-09T18:50:11.137+06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kacamata Anda…!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ketika seseorang memilih sebuah kacamata, tentunya masing-masing sudah memiliki gambaran. Awalnya akan memilih frame, karena frame terdapat macam-macam model. Ada yang bulat, ada yang persegi, dll. Kemudian ia akan memilih kaca, yang juga terdapat macam-macam warna, ada coklat, biru, hitam dll. Namun seindah apapun sebuah kacamata itu, hasilnya akan tetap membuat pandangan kita terbatas hanya pada lingkaran frame itu saja. Sehingga ketika pandangan itu menilai sesuatu, maka hanya akan dipahaminya sesuai lingkaran frame itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara soal kacamata, dalam kehidupan ini terdapat berbagai macam kacamata dalam memandang sesuatu; misal, kacamata batin yang jernih akan menghasilkan pemahaman yang jernih pula, sebaliknya kacamata batin yang kabur keruh hasilnya akan menebar pemahaman yang keliru pula dalam memandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah adanya, kita bisa lihat sendiri bagaimana perbedaan kacamata yang digunakan oleh sebagian pihak dalam memandang; hal ini sudah familier buat kita bagaimana kacamata sekuler dalam memandang agama, maka dengan kacamatanya memandang agama bahwa ia harus dipisahkan dengan tatanan pemerintahan sebuah Negara dalam artian urusan politik, sehingga agama itu hanya dipandangnya sebagai amalan ibadah saja yang tidak ada sangkut pautnya dengan sebuah Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis tidak akan berbicara panjang dalam pembahasan kacamata diatas, hanya saja penulis ingin melontarkan sebuah kisah menarik tentang seseorang dalam ketaatannya beribadah. Nah, dari pembahasan kacamata tadi, seindah manakah kacamata anda yang akan anda kenakan dalam memandang kisah ini, adakah kacamata yang anda pakai dapat menghasilkan pandangan yang indah juga?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ada dalam benak kita ketika kita mengetahui seseorang dalam ketaatan, adakah hati kita tersentuh atau adakah kesan dan pesan yang bisa kita petik darinya. Atau mungkinkah kita hanya akan acuh tak peduli dan hanya memandangnya sebagai kisah yang menarik layaknya sebuah dongeng. Tentu anda sekalian mempunyai jawaban yang mungkin sama dan mungkin juga berbeda, semua tergantung bagaimana kacamata seseorang itu dalam memandangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita simak perkataan Ahmad bin Abul Hawari, tokoh generasi tabiin tentang Abu Sulaiman Ad Darany yang dikenal sebagai ahli ibadah, “suatu hari saya mengunjungi Abu Sulaiman Ad Darany, aku mendapatinya sedang menangis. Aku bertanya, “apakah yang membuatmu menangis tuanku?” ia menjawab, “wahai Ahmad, sesungguhnya apabila malam sudah sunyi, para ahlul mahabbah (para pecinta Allah) menjadikan tapak kaki mereka sebagai alas mereka (berdiri shalat). Sedangkan airmata mereka bercucuran di pipi di antara ruku dan sujud. Jika mereka sudah dalam keadaan demikian Allah akan memperhatikan mereka dan mengatakan kepada malaikat-Nya, “wahai Jibril, demi saksi mata-Ku, barangsiapa yang merasakan kesenangan dengan kalam-kalam-Ku dan merasakan ketenangan dalam bermunajat pada-Ku, sesungguhnya Aku mendengar perkataan mereka dan aku melihat tangisan mereka. Wahai Jibril berserulah dan katakanlah pada mereka, “mengapa kalian Aku lihat begitu Cemas? Apakah ada orang yang mengatakan bahwa sesorang akan mengazab kekasihNya dalam neraka? Tidak pantas bagi seorang hamba yang hina melakukan itu, apalagi bagi Maha Raja Yang Maha Pemurah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi kebesaran-Ku sungguh Aku akan memberi hadiah pada mereka pada waktu mereka dihadapkan pada-Ku di hari kiamat, Aku akan menampakkan wajah-Ku Yang Mulia pada mereka. Aku akan melihat kepada mereka dan mereka juga akan melihat-Ku.” (Mawaiz wal majalis/hal.239).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata Abu Sulaiman Ad Darany, mungkin air mata kerinduan bertemu Allah SWT. Air mata kecintaan yang bergolak dalam batinnya untuk bertemu dengan kekasihnya, Allah SWT. Mungkin juga, itu air mata kekhawatiran, bila semua amal ibadah yang telah dilakukannya, tidak mencapai derajat sebagai golongan para kekasih Allah dan tidak termasuk kelompok para pecinta Allah. Bisa juga, air mata yang bercucuran di pipi Abu Sulaiman itu, adalah air mata ketundukan, keikhlasan, kepasrahan pada Allah atas semua yang akan ia terima di akhirat kelak. Air mata yang menandakan kekaguman, penghormatan, pemuliaan yang luar biasa atas kasih sayang dan rahmat Allah yang Maha segalanya itu. Subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallah, Allahu Akbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini, merupakan kacamata salafusshalih dalam memandang sebuah ibadah, dalam hening malam yang sunyi senyap hanya berselimutkan gelap malam. Dan banyak sekali kacamata salafusshalih  yang melontarkan ungkapan, isinya adalah suara kegelisahan batinnya. Kegelisahan yang muncul dari kesadaran kecil dan ketidakberdayaan dirinya dihadapan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beribadah, beramal, berjuang dan bekerja untuk meninggikan syariat-Nya. Mungkin saatnya kita menggunakan kacamata yang paling indah dalam memandang dan mengambil pelajaran terbesar dari sikap para salafusshalih yang selalu melakukan muhasabatun nafs, instrospeksi diri. Instrospeksi diri yang selalu ada setalah mereka mengerahkan semua kesanggupannya untuk berpaling dari kemaksiatan. Kekuatannya untuk tetap memantapkan pilihannya untuk mengikuti petunjuk kebenaran. “jika engkau melihat orang melakukan dosa, tidak perlu mencacinya. Tapi ingatlah dosa-dosamu karena Allah hanya menanyakan amal yang engkau lakukan,” begitulah salah satu nasihat Luqman kepada anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini, penulis mengajak pada setiap jiwa untuk menggunakan kacamata batin yang jernih sehingga dengan kacamata itu akan membuka kejernihan kita dalam berfikir dalam memandang sesuatu, sehingga kisah diatas tidak hanya di pandang sebagai sebuah dongeng saja, tapi paling tidak jiwa-jiwa yang jernih akan tersentuh dan kemudian dengan sehelai kain muhasabatun nafs akan membersihkan kacamata batin yang tadinya kabur keruh menjadi kacamata batin yang jernih hingga hujung nyawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, jadikanlah yang terbaik atas usia kami adalah pada akhir usia kami. Ya Allah jadikan yang terbaik dari amal-amal kami adalah penutup amal-amal kami di dunia. Ya  Allah jadikanlah yang terbaik dari hari-hari kami adalah di saat kami bertemu dengan-Mu…! (By@Amienk).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-7948027923379392573?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/7948027923379392573/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=7948027923379392573&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/7948027923379392573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/7948027923379392573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2007/06/kacamata-anda.html' title='Kacamata Anda…!'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-6582475415171250426</id><published>2007-06-21T00:03:00.000+05:00</published><updated>2009-08-09T18:49:31.456+06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>BIarkan Masa Depan Datang Sendiri</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#3333ff;"&gt;Biarkan Masa Depan Datang Sendiri&lt;br /&gt;               “Telah pasti datangnya ketetapan Allah, maka kamu jangan meminta agar disegerakan (datang)-nya.” (an-nahl (16): 1)&lt;br /&gt;                Esok adalah esok yang belum terwujud, tidak ada hakikatnya, tidak dapat dirasa dan diraba. Jika demikian, mengapa kita menyibukkan diri dengan hari esok? Mencemaskan persoalan, penderitaan dan malapetaka yang akan terjadi? Kita tidak dapat memastikan apakah besok kita akan senang atau merana! Yang jelas, hari esok masih ada di alam gaib dan belum terjadi. Jangan membayangkan sulitnya menyeberang jembatan kecil di atas sungai yang deras, sampai anda benar-benar berada di atas jembatan itu. Siapa tahu kita dipaksa berhenti berjalan sebelum sampai di  pinggir jurang, atau mungkin pula jembatan itu terlebih dahulu hanyut terbawa arus sebelum kita menitinya. Dan siapa tahu kita akan sampai di jembatan dan menyeberang dengan selamat.&lt;br /&gt;                Membiarkan pikiran menghayalkan masa depan, mencoba-coba membuka rahasia yang masih gaib, lalu kemudian terhanyut dalam kecemasan yang lahir dari dugaan dan prasangka, merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan agama. Biarkan  hari esok datang sendirinya. Jangan tanyakan kabarnya, dan jangan cemaskan keburukannya.&lt;br /&gt;                                                                &lt;br /&gt;Untuk makna yang selalu ingatkan kita “Azra”&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-6582475415171250426?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/6582475415171250426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=6582475415171250426&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/6582475415171250426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/6582475415171250426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2007/06/biarkan-masa-depan-datang-sendiri.html' title='BIarkan Masa Depan Datang Sendiri'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8447869212393277629.post-5978567954512447450</id><published>2007-06-17T08:25:00.000+05:00</published><updated>2007-06-17T08:38:34.689+05:00</updated><title type='text'>SALAMUN ALAIKUM</title><content type='html'>selaku manusia yang beradab dan bertata kramah, sepatutnyalah kita senantiasa menggalakkan silaturrahim.. sebagaimana hal ini telah di anjurkan oleh Rasulullah saw yang telah mempersaudarakan kita dengan landasan firman Allah "innamanl mu`minuuna ikhwah".. maka selayaknya sebagai saudara kita galakkan silaturrahim..&lt;br /&gt;adapan cara silaturrahim khususnya di dunia global ini, telah  tersebar luas media yang dapat kita gunakan untuk bersilaturrahim.. baik itu dengan cara menelpon, sms, email, and site.. dll.&lt;br /&gt;oleh karenanya.. mari kita gunakan media yang sudah ada untuk kita perkuat rasa persaudaran dalam iman dan takwa...&lt;br /&gt;wassalam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8447869212393277629-5978567954512447450?l=4mi3nk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://4mi3nk.blogspot.com/feeds/5978567954512447450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8447869212393277629&amp;postID=5978567954512447450&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/5978567954512447450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8447869212393277629/posts/default/5978567954512447450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://4mi3nk.blogspot.com/2007/06/salamun-alaikum.html' title='SALAMUN ALAIKUM'/><author><name>elbuqizy</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
