Dahaga Cinta
Sore nan indah..
Matahari menepi sedikit mengintip
Seakan tersipu malu tuk berpisah
Dengan senyuman ia bercengkrama
Berkat pancaran senja
Dunia terkesima olehnya
Seakan terpercik sebuah misteri
Sepercik embun dahaga
Haus akan cinta
Kerinduan menyeruak dalam mata hati
Yang terleraikan atas nama purnama cinta
Yang terbetik dalam benak dunia
Yang termangu indahnya cinta
Batin yang suci..
Kan pasti menabur benih cinta, tulus!
Dunia pun mencoba merajut benang dzikir
Demi menyulam tirai sutera cinta putih
Ketika ia terpikat cinta semu..
Kecemasan tiada pernah kan terobati
Takut akan ditinggal
Takut akan kehilangan
Dunia terpana menatap indah rembulan
Seakan menggapai bias ayu sinarnya
Sejenak ia melayang terbang ke alam maya
Hendak merengkuh mutiara cinta yang abadi
Malaikat!
Lewat angin ia bawa bisikan merdu
Tiada cinta yang kekal…
Tiada cinta yang hakiki…
Hanyalah…
Cinta pada Ilahi Rabb
Cinta pada Sang Pencipta cinta.
Matahari menepi sedikit mengintip
Seakan tersipu malu tuk berpisah
Dengan senyuman ia bercengkrama
Berkat pancaran senja
Dunia terkesima olehnya
Seakan terpercik sebuah misteri
Sepercik embun dahaga
Haus akan cinta
Kerinduan menyeruak dalam mata hati
Yang terleraikan atas nama purnama cinta
Yang terbetik dalam benak dunia
Yang termangu indahnya cinta
Batin yang suci..
Kan pasti menabur benih cinta, tulus!
Dunia pun mencoba merajut benang dzikir
Demi menyulam tirai sutera cinta putih
Ketika ia terpikat cinta semu..
Kecemasan tiada pernah kan terobati
Takut akan ditinggal
Takut akan kehilangan
Dunia terpana menatap indah rembulan
Seakan menggapai bias ayu sinarnya
Sejenak ia melayang terbang ke alam maya
Hendak merengkuh mutiara cinta yang abadi
Malaikat!
Lewat angin ia bawa bisikan merdu
Tiada cinta yang kekal…
Tiada cinta yang hakiki…
Hanyalah…
Cinta pada Ilahi Rabb
Cinta pada Sang Pencipta cinta.

















Post a Comment